TRANSLATE
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
TRANSLATE LANGUAGE

iklanblogger

Sabtu, 11 Juni 2011

tips sebelum menghadapi pernikahan

Ampersands & angle brackets need to be encoded.
Pernikahan !....... itulah akhir dari masa lajang, masa pacaran atau massa tunangan yang sebagian orang menyebutnya tukar cincin, sangatlah jauh berbeda dengan masa pernikahan, maka tak ayal banyak orang yang merasa takut ataupun grogi menghadapi masa pernikahan.
sebenarnya pernikahan sangatlah mudah dan enak serta nyaman untuk kita lakukan, dengan kita menikah berarti kita sudah siap menjadi pemimpin atau pun contoh bagi anak - anaknya nanti, namun tak mudah juga menghadapi pernikahan, selain kita punya bekal masa depan kita juga dituntut untuk menjadi suri teladan, dan bisa bergaul dengan pasangan ataupun dengan lingkungan kita, mender, grogi, dan takut janganlah menjadi bumerang dalam hidup kita untuk menghadapi pernikahan, disi ada tips atau cara untuk menghadapi pernikahan.
pertama kriteria
Apakah dia pria yang tepat untuk
saya? Apakah ia akan setia atau tidak? Apakah saya siap menghabiskan waktu dengannya seumur hidup? Pertanyaan ini sering muncul dalam benak para calon pengantin. Belum lagi sekarang banyak sekali pasangan yang bercerai, ditambah munculnya rasa penasaran, “Mungkin ada lelaki yang jauh lebih baik dan tampan di luar sana.”.
Keraguan-keraguan tersebut mampu membuat Anda terjaga semalaman. Untuk mengatasi keraguan ini, cobalah untuk memikirkan matang-matang sebelum Anda merubah pikiran Anda atau bahkan membatalkan pernikahan. Buatlah sebuah daftar kriteria suami ideal versi Anda, lalu cocokan dengan pasangan Anda. Jika sudah memenuhi 50%, berarti pasangan Anda termasuk dalam versi suami ideal Anda. Ingatlah, tidak ada yang sempurna di dunia ini, dan walaupun pasangan Anda tidak seperti yang Anda harapkan, namun siapa tahu ternyata dia yang terbaik bagi Anda.

Ketegangan dalam Keluarga, Pasangan
Ketegangan akan terjadi dalam keluarga dan pasangan menjelang hari pernikahan. Jika Anda mengalami ketegangan ini, jangan berpikir tidak mulusnya perkawinan ini berarti pernikahan Anda tidak diberkati. Hal seperti ini normal terjadi menjelang hari H.

Segala persiapan yang tidak mudah ini dapat membuat semua orang tegang dan semua orang akan menjadi egois bahkan saling menyalahkan. Jika memang sifat buruk pasangan Anda muncul menjelang pernikahan, berpikirlah bahwa pasangan Anda sedang tegang, sama tegangnya dengan Anda atau mungkin lebih tegang. Namun, berbeda jika prilaku pasangan Anda berubah sampai memukul atau sikap keterlaluan lainnya, mungkin Anda perlu mempertimbangkan kembali pernikahan ini. Perhatian dan pengertian akan lebih dibutuhkan di fase ini.

Selamat Tinggal Kebebasan
Keraguan terkadang muncul akibat diri sendiri,salah satunya tidak siap menyand
ang status “telah menikah.” Khawatir setelah menikah maka kebebasan Anda akan hilang, tidak bisa menghabiskan gaji untuk kepentingan pribadi, belum lagi berpikir akan kehilangan pengagum-pengagum Anda.

Buang jauh-jauh semua pikiran itu. Menikah memang akan merubah kehidupan Anda dan pasangan, hilangnya sebagian kebebasan karena munculnya tanggungjawab baru. Dan jangan takut akan kehilangan pengagum, karena Anda sudah memiliki pasangan yang akan mengagumi Anda seumur hidup, belum lagi anak-anak tercinta yang juga akan menjadi pengagum setia Anda.

Lihatlah sisi positif dari pernikahan, Anda tidak sendirian lagi dalam mengarungi kehidupan ini. Anda akan memiliki teman dalam menyelesaikan segala masalah, menemani dalam suka maupun duka. Semoga tips ini dapat membantu mengatasi sindrom pra nikah Anda.






anda ingin merapikan gigi anda yang patah , bolong, ompong, dll, karena semua itu akan mengganggu ke pe de an anda segera hubungi " adi ahli pasang gigi palsu rawalo - purwokerto telfon 081 559 510 223 "

Artikel Terkait Lainnya :



0 komentar: